Kawas Rolant Tarigan

-now or never-

Selamat Hari Kebangkitan Nasional!
Saya tidak akan berbicara panjang lebar. Biarkan foto yang bercerita. Foto-foto yang saya upload ini adalah foto lama, kalau tidak salah 4 thn yg lalu, tahun 2010, tepat tanggal 20 Mei, Hari Kebangkitan Nasional, ketika saya ajak istri (waktu itu masih pacar) mengunjungi Museum Kebangkitan Nasional. Waktu itu memang pacar ngekos di daerah belakang museum itu. Saya tanya, museumnya kok sepi ya, padahal Harkitnas ini hari ulang tahunnya? Dia jawab gak tau. Pernah kesana gak? Dia bilang cuma lewat, dan pas pernah ada acara di situ, sekilas lihat gambaran dalamnya melalui jendela. Akhirnya saya ajak saat itu juga: Ayo kesana!

Agak menyedihkan, karena Museum penting ini memang sepi, agak kurang terawat. Gedung bekas kampus perjuangan ini seperti kurang peminat. Entah anda pernah kesana atau tidak. Seingat saya masuk ke sana gratis, isi buku tamu, terus kasih uang kebersihan (? lupa istilahnya) seikhlasnya. Lalu saya dan pacar berkeliling. Ada juga beberapa orang siswa (SMP atau SMA) yang juga sedang mengunjungi museum, mungkin ada tugas sekolah.
Saya begitu takjub melihat benda-benda, saksi bisu sejarah kebangkitan Indonesia. Seakan-akan ingin balik ke masa lalu, dan ikut dalam semangat itu. Semua benda mati itu, foto, miniatur, peninggalan asli (original), kalimat-kalimat semboyan, isi surat otentik,  seakan terus hidup dan berbicara tentang semangat yang tak pernah mati. Jauh sebelum kemerdekaan Indonesia, 2 dekade sebelum Sumpah Pemuda, ada momen penting: kebangkitan nasional! Dan kapan itu terjadi? Singkatnya: ketika ada mahasiswa-mahasiswa Indonesia -tonggak harapan bangsa- yang bangkit bagi bangsanya, berbuat nyata, sebagai luapan roh nasionalisme yang menggerakkan mereka. Ya, kebangkitan itu dimulai dari mahasiswa.
Semoga spirit (baca: roh, semangat, jiwa) para mahasiswa sekarang sama atau lebih membara lagi untuk mencintai, dan berjuang bagi bangsa ini. Semoga mahasiswa -kaum intelektual- menyadari strategisnya peran mereka: Student today, leader tomorrow. Dan visi inilah, yg membuat saya akan terus setia terlibat dalam pelayanan mahasiswa. Mereka agen perubahan. Jangan hanya sekedar rusuh demo di jalan, setia nonton acara live show di televisi, nonton komedi, ketawa ketiwi, putar kanan kiri, pakai almamater tapi gak pinter, budaya instan dengan copy-paste-an. Belajar baik-baik, siapkan karakter baik-baik, jadilah pemimpin yang baik.
Saran saya, bagi mahasiswa yg mencla mencle, gak punya semangat juang, putus asa, atau ingin dibangkitkan nasionalisme-nya, datanglah ke museum ini! Jiwamu akan dibakar oleh semangat pendahulumu, oleh sejarah bangsamu.
Salam semangat. Hidup mahasiswa! Selamat hari kebangkitan nasional.

































0 komentar:

Posting Komentar

Regards,

Kawas Rolant Tarigan




Yang rajin baca:

Posting Terbaru

Komentar Terbaru

Join Now

-KFC- Kawas Friends Club on
Click on Photo